Tahun 2017 merupakan tahun dimana aku berada sekarang, kilas balik ke tahun tersebut mengingatkan betapa dilemanya moment itu. Aku bingung mau kemana saat itu sedangkan teman” yang ajak sekelas sudah ada rencana buat kuliah diploma yang linier dengan jurusan pas SMK. Well then, saat itu daftar berbagai kampus namun pada akhirnya aku berlabuh di Singaraja. Aku mengambil jurusan Bahasa Inggris dan tidak terlalu memperhatikan bahwa suatu saat nanti aku menjadi seorang guru, huhhhhh guru? are you serious? yes of course. No joke. Aku sadar kalau yang namanya pendidikan itu ya mendidik dan aku baru sadar kalau sudah di semester 3. Ngapain aku belajar yang beginian ya, buatin rencana pembelajaran buat siswa? are you kidding me? Saat itu terasa sangat berat dan pengen berhenti kuliah dan pindah kampus karena aku tahu bahwa diriku itu ngga jago/kreatif dalam urusan beginian yang ngajarin siswa. Niat pindah kuliah pun ngga jadi karena malu sama ortu, mereka yang bayarin segala biaya kuliah mulai dari nol sampe tamat. Dad, Im sorry.
Lambat laun dalam proses belajar aku menemukan kesulitan dalam membuat rancangan pembelajaran buat siswa agar menarik, siswa ngga bosan dan mudah dipahami oleh siswa. I was bad for making lesson plan, dull and sometime it was difficult to apply for the learning process in the classroom. Hell yeah tapi untungnya aku bisa cope dengan semua itu dan tamat juga dari perkuliahan. Nah dari semester 6 aku juga ancang” mau kemana habis kuliah like kerja ngapainlah itu, aku memang belum ada rencana kalau habis kuliah selesai aku pengen jadi guru, ngajar disini. Never, I did not think about that. Yang terbesit dari pikiranku habis tamat kuliah yaitu pengen kerja di hospitality atau pergi keluar negeri, overseas dude. Kenapa begitu, ya karena aku merasa aku bisa di hospitality dan aku suka. Terus kenapa pengen ke luar negeri? Well, the most fascinating part is adventure. Petualangan, tantangan, budaya, kualitas hidup dan masih banyak lagi yang membuat aku pengen ke luar negeri. Dari dulu pengen ke luar negeri tapi baru sekarang kesampean hahaha.
Habisan tamat kulaih aku sempat kerja 11 bulan jadi receptionist di Canggu dan aku merasa I was good at that time, meskipun awal” itu ngerasain “oh jadi gini ya dunia kerja, penuh drama dan perkepretanya, oh okay.” Lama kelamaan aku mulai merasa redundant dengan pekerjaanya, kok gini gini aja yaa? ngga ada tantangan? anjas wkwkwk. Maksudku tantanganya yaitu apa sih goal yang ingini dicapai? Aku merasa melakukan rutinitas yang itu itu aja. Maka dari itu aku mencoba mencari hal baru yang sekiranya ada goalsnya, overseas is my choice bruh. No more in my beloved island. Sorry mom and dad.
Tuhan itu sangat baik sama aku, aku rencanain kalau aku pengen ke luar negeri dan ya disini sekarang, Mornington, Melbourne, Australia. Saat tulisan itu diketik, aku lagi duduk di perpustakaan Mornington yang ngga jauh sih dari tempat tinggal. Aku ngerasa kalau aku tantangan sekarang yang ingin aku capai dalam jangka panjang, apapun itu ada senang dan sedihnya, aku sangat menikmati proses ini dan sampai kapanpun aku tetap percaya kalau “belive in progress”.
Udahlah bagi yang uda ngerasa engga kompeten di bidangnya dan sudah berusaha sekuat tenaga namun masih juga ngga ngerti, quit. QUIT.
Thanks and have a lovely day!
